Backpacker ke Labuan Bajo
Posted By supermin
Backpacker ke Labuan Bajo, Jalan-Jalan Jadi Lebih Hemat

Labuan Bajo yang terletak di Sumbawa, Nusa Tenggara Barat, kini sepertinya telah meraih popularitas seperti wisata-wisata lain di Indonesia. Bahkan, Labuan Bajo kini termasuk salah satu wisata yang juga terkenal sampai ke mancanegara. Terkenal sampai luar negeri, mungkin sobat backpackeran menganggap bahwa sulit untuk bisa backpacker ke Labuan Bajo. Jangan salah, backpacker ke Labuan Bajo itu sangat bisa dilakukan.

✓ Hal Yang Perlu diketahui Saat Backpacker Ke Labuan Bajo

Bagaimana cara agar bisa backpacker ke Labuan Bajo? Berikut ini tips dan panduan yang bisa sobat backpackeran ikuti, dan diharapkan sobat backpackeran bisa wisata di Labuan Bajo dengan maksimal dan pastinya lebih hemat.

1. Transportasi murah ke Labuan Bajo

Menuju ke Labuan Bajo dari Jakarta tergolong mahal. Dari Jakarta ke Bandara Komodo yang ada di Labuan Bajo bisa memakan biaya Rp 1,5 juta sampai Rp 2 juta. Solusinya, sobat backpackeran bisa mencari pesawat dengan tujuan Mataram, Lombok, yang tentu saja harga tiketnya lebih murah daripada harga tiket Jakarta-Labuan Bajo. Dari situ, sobat backpackeran bisa naik bus ke Terminal Sape Sumbawa Timur dengan perjalanan selama 12 jam. Dari Terminal Sape, baru sobat backpackeran bisa ke Labuan Bajo dengan menggunakan kapal ferry.

2. Cari penginapan dengan harga terjangkau

Berhubung sobat sedang backpacker ke Labuan Bajo, sebaiknya memilih penginapan dengan harga murah, yaitu hotel bintang satu. Sobat backpackeran juga bisa menginap di losmen dengan biaya kurang dari Rp 400 ribu semalam. Pastikan juga sobat backpackeran rajin cek situs booking hotel, siapa tahu bisa dapat yang lebih murah lagi.

3. Hindari peak season

Sobat backpackeran wajib menghindari peak season atau musim liburan jika memang berniat backpacker ke Labuan Bajo. Selain harga penginapan dan tiket pesawat yang jadi mahal, sobat backpackeran juga nggak bisa leluasa mengeksplor keindahan Labuan Bajo dikarenakan ramai wisatawan yang sedang liburan. Pilihlah weekdays, jadi Labuan Bajo akan sepi dari wisatawan, dan sobat backpackeran pun bisa wisata di Labuan Bajo lebih puas.

4. Makan enak dan murah

Di Labuan Bajo memang sudah tersedia restoran, kafe atau lounge yang bisa memenuhi isi perut sobat backpackeran. Namun, sudah pasti harganya akan mahal, dan nggak pas di kantong seorang backpacker. Solusinya, sobat backpackeran bisa mencari warung kaki lima yang ada di pinggir jalan. Meski kaki lima, sobat backpackeran masih bisa menikmati sepiring nasi lengkap dengan ikan goring atau bakar yang menjadi makanan khas Labuan Bajo. Perlu diingat, beberapa warung memberi harga lebih mahal kepada wisatawan luar NTB, jadi cek dulu harganya sebelum memesan ya.

5. Sewa motor atau mobil

Jika ingin hemat, jelas sobat backpackeran bisa menggunakan transportasi umum untuk mengunjungi lokasi wisata yang ada di Labuan Bajo. Namun, saat backpacker di Labuan Bajo, sobat backpackeran akan sulit menemukan transportasi umum. Karena itu, untuk kemudahan, sobat backpackeran bisa menyewa motor jika bepergian sendiri dan berdua, atau menyewa mobil jika pergi beramai-ramai, dan bayarnya secara patungan. Dengana begitu, sobat backpackeran bisa mengunjungi spot-spot wisata populer di Labuan Bajo tanpa merasa kesulitan.

Daftar Wisata di Labuan Bajo

Sebagai bahan referensi, berikut ini adalah beberapa rekomendasi dari tempat wisata yang bisa sobat backpackeran kunjungi selama backpacker ke Labuan Bajo.

1. Pulau Komodo

Jalan-Jalan ke Pulau Komodo Indonesia

Sudah jelas, ke Labuan Bajo, destinasi utamanya adalah Pulau Komodo. Kenapa sobat backpackeran wajib ke Pulau Komodo? Jawabannya adalah selain untuk melihat langsung hewan asli Indonesia, komodo, Pulau Komodo juga kini sudah diakui sebagai salah satu situs warisan dunia oleh UNESCO. Nggak perlu takut saat melihat komodo dari dekat, karena sobat backpackeran akan ditemani oleh pawang, sehingga sobat backpackeran nggak akan kena gigit, kecuali memang sobat backpackeran duluan yang mengganggu komodonya. Nggak cuma melihat komodo, sobat backpackeran juga bisa melakukan kegiatan lain seperti snorkeling, diving, atau bermain di pantainya. Salah satu spot diving yang populer di Pulau Komodo adalah menyelam di batu samsia untuk berenang bersama kura-kura dan hiu.

2. Pulau Rinca

Jalan-jalan ke Pulau Rinca

Nggak jauh dari Pulau Komodo, sobat backpackeran bisa mengunjungi Pulau Rinca. Jika Pulau Komodo didominasi oleh hutan, maka Pulau Rinca didominasi oleh savana. Di Pulau Rinca ini kita juga masih bisa melihat hewan komodo. Bagi sobat backpackeran yang gemar berfoto, tempat ini cocok dijadikan latar, karena pemandangan lautnya yang biru bisa berpadu dengan savana. Jika ingin ke sini dari Labuan Bajo, maka sobat backpackeran diharuskan untuk menggunakan speedboat selama 3-4 jam.

3. Pulau Padar

Pulau Padar

Berbeda dengan Pulau Komodo dan Pulau Rinca, di Pulau Padar ini sobat backpackeran nggak akan menemukan hewan komodo. Perbedaan lainnya adalah Pulau Padar ini hanya ditumbuhi rumput, dan nggak terdapat pohon-pohon besar. Di puncak tertinggi pulau ini, sobat backpackeran bisa melihat pemandangan indah berupa pulau-pulau kecil dan lautan di sekitar Pulau Padar. Perlu diingat, jika ingin ke puncak di Pulau Padar, sebaiknya sobat backpackeran menggunakan sepatu. Selain itu, jangan lupa bawa kamera untuk foto-foto di puncaknya.

4. Gili Labak

Pulau Gili Labak

Gili Labak sebenarnya sudah lebih dulu populer ketimbang Pulau Padar. Mirip seperti Pulau Padar, Gili Labak menawarkan keindahan alamnya yang mengagumkan. Sobat backpackeran akan melihat hamparan pasir putih dan lautan biru yang membentang di seluruh pulau. Yang menarik dari pulau ini adalah warna pohonnya yang bisa berubah sesuai musimnya. Saat musim kemarau, maka warna pepohonan akan menjadi kuning, sementara pada musim penghujan warna pepohonannya akan menjadi hijau.

5. Pink Beach

Jalan-Jalan ke Pantai Pink

Sesuai namanya, di Pink Beach ini sobat backpackeran akan disuguhi pemandangan pasir pantai yang warnanya merah muda, bukan putih seperti di pulau-pulau lainnya. Warna merah muda atau pink ini berasal dari campuran pasir putih dan serpihan karang, cangkah, serta hewan invertebrate lain yang berwarna merah. Selain warna pasirnya yang unik, Pink Beach juga punya pemandangan bawah laut yang memanjakan mata. Karena itu, Pink Beach ini cocok bagi sobat backpackeran yang gemar snorkeling.

6. Air Terjun Cunca Wulang

Air Terjun Cunca Wulang

Jika sudah puas menikmati wisata pantai, maka sobat backpackeran bisa beralih ke wisata air terjun yang ada di Labuan Bajo, yaitu Air Terjun Cunca Wulang. Air terjun ini terletak di Desa Wersawe, Mbeiling, Manggarai Barat, NTT. Untuk bisa menuju air terjun ini, dari Labuan Bajo sobat backpackeran bisa menyewa mobil atau motor sejauh 30 km menuju Desa Wersawe. Dari desa tersebut, sobat backpackeran masih harus berjalan kaki dengan guide dari penduduk lokal. Guide ini nggak gratis, karena sobat backpackeran harus membayar sebesar Rp 50 ribu. Begitu tiba di air terjunnya, sobat backpackeran bisa berenang di bawah air terjun, atau menikmati air terjunnya dari ketinggian.

Sobat backpackeran, apakah setelah membaca tips serta referensi tempat wisata di atas, sobat jadi tertarik untuk backpacker ke Labuan Bajo?