Backpacker ke Turki
Posted By supermin
Tags:
Wisata Ala Backpacker ke Turki yang Tawarkan Segudang Keindahan

Jika ditanya tentang negara mana yang asyik untuk dikunjungi dan penduduknya mayoritas Muslim, maka jawabannya sudah pasti adalah Turki. Sobat backpackeran juga bisa berkunjung ke negara yang menawarkan segudang keindahan itu. Backpacker ke Turki nggak jauh berbeda dengan backpacker ke negara lain. Yang jadi pembeda adalah negara ini ramah turis muslim, sehingga bisa dipastikan makanan yang ada di sini halal untuk dimakan.

✓ Tips Backpacker ke Turki

Bagi sobat yang mau backpacker ke Turki, sebaiknya menyimak artikel ini sampai habis, karena akan dibahas mengenai tiket murah untuk pergi ke sana, menyusun rencana perjalanan, hingga tempat wisata di Turki yang wajib untuk dikunjungi selama berada di sana. Ingat, wisata ke Turki ini ala backpacker, jadi sebisa mungkin sobat backpackeran harus menghemat biaya sampai seminimal mungkin. Caranya antara lain sebagai berikut.

1. Tiket pesawat murah

Sebenarnya, tiket penerbangan murah untuk bisa wisata ke Turki tergolong jarang, namun bukan berarti nggak ada. Layaknya tiket penerbangan ke negara lain, tiket ke Turki akan memiliki harga lebih murah saat sedang low season alias bukan waktu-waktu liburan. Low season di Turki ini terjadi sekitar bulan Desember sampai Maret, atau pada saat musim dingin. Pada saat tersebut, harga tiket dan penginapan jadi lebih murah, dikarenakan di Turki nggak ada wisata khusus musim dingin. Namun, jika ingin pada saat terbaik, maka datanglah pada musim semi atau gugur, yaitu antara bulan April sampai pertengahan September. Siap-siap harganya jadi naik pada musim semi atau gugur itu.

2. Membuat e-Visa ke Turki

Visa Turki

Cara untuk mengurus visa ke Turki ada 3, yaitu datang langsung ke kedutaan Turki di Indonesia, apply e-Visa atau Visa On Arrival. Biar nggak ribet, sebaiknya sobat backpackeran sudah punya visa sebelum berangkat ke Turki, jadi cara praktis yang bisa ditempuh adalah dengan apply e-Visa. Biaya e-Visa ini juga lebih murah dibandingkan dengan Visa On Arrival. Selisihnya bisa sampai USD 10 atau sekitar 140 ribu. Pembuatannya cukup mudah, yaitu dengan mengunjungi web resmi evisa.gov.tr/en/ dan mengisi formulirnya. Kemudian, sobat backpackeran bisa membayar e-Visa ini menggunakan kartu kredit. Lalu, bagaimana jika sobat nggak punya kartu kredit? Tenang, sobat backpackeran bisa meminjam kartu kredit keluarga atau teman sobat, karena akun kartu kreditnya nggak harus sama dengan identitas pengaju visa.

3. Menyusun itinerary ke Turki

Menyusun rencana atau itinerary ke Turki ini memang berbeda untuk tiap orang. Namun secara keseluruhan, sobat backpackeran bisa membuat itinerary engenai lokasi mana saja yang akan dituju, mau menginap di mana, dan mau pakai metode transportasi apa untuk mengunjungi lokasi wisata yang akan dituju. Dengan begitu, bisa dihitung berapa budget yang dibutuhkan untuk backpacker ke Turki.

4. Siapkan mata uang Lira

Turki memang menerima beberapa mata uang, seperti Dollar Amerika Serikat atau bahkan Euro, namun nilai kurs untuk kedua mata uang tersebut lebih tinggi dibandingkan dengan harga resmi. Solusinya, sobat backpackeran bisa memakai mata uang local, yaitu Lira, ketika backpacker ke Turki. Lira dinilai lebih murah dibandingkan dengan Dollar Amerika atau Euro. Tahun 2017 lalu, nilai mata uang Rupiah terhadap Lira adalah Rp 3.600 untuk 1 Lira-nya.

Jika ingin menukar uangnya, lakukanlah di Istanbul, tepatnya di kawasan Grand Bazaar, karena di Indonesia sulit ditemukan money changer yang bisa menukar mata uang Lira. Biasanya di Grand Bazaar itu memberikan rate yang lebih baik dibandingkan money changer lainnya.

5. Cari penginapan dan makanan murah

Nomad Cave Hostel Turki

Turki memiliki beberapa penginapan yang tergolong murah, misalnya hostel Nomad Cave Hostel yang berada di Kapadokia. Hostel ini memang banyak direkomendasikan oleh orang-orang yang sudah sering travel ke Turki. Pelayanannya memuaskan, dan tersedia pula beragam kamar yang bisa sobat backpackeran pilih. Selain itu, sobat backpackeran juga bisa merasakan sensasi tinggal di gua batu. Sementara untuk urusan makan, sebaiknya sobat backpackeran mencari makan di luar kawasan wisata atau tempat makan yang banyak didatangi warga lokal, agar harganya lebih murah. Sebagai contoh, satu porsi kebab di kawasan wisata harganya bisa mencapai 6 bahkan 10 Lira, sementara di luar kawasan wisata harganya bisa 4 Lira, sudah termasuk minum.

✓ Tempat Wisata di Turki

Soal tempat-tempat mana saja yang harus sobat backpackeran kunjungi, jangan khawatir, karena di bawah ini adalah beberapa tempat wisata populer di Turki, yang sayang untuk dilewatkan ketika backpacker ke Turki.

1. Masjid Biru (Blue Mosque)

Blue Mosque TurkiMasjid ini merupakan salah satu masjid termegah di Turki. Sesuai namanya, masjid ini didominasi dengan warna biru, baik di bagian eksterior maupun interiornya. Terletak di Istanbul dan dibangun pada tahun 1616, masjid ini memiliki 20 ribu keping keramik biru yang menghiasi bagian interiornya. Pesona lain yang dimiliki masjid ini adalah adanya 9 kubah megah yang ada di bagian atas masjidnya. Hingga saat ini, masjid ini masih aktif digunakan sebagai tempat ibadah sekaligus tempat wisata. Cocok nih buat sobat backpackeran yang mau wisata religi.

2. Pamukkale

Pamukkale Turki

Di Pamukkale, sobat backpackeran akan disuguhi dengan pemandian air panas yang berlatarkan pemandangan menakjubkan. Jika dilihat sekilas, kolam-kolam pemandiannya terlihat seperti dikelilingi salju, padahal warna putih yang mengelilingi kolam pemandian itu adalah logam kalsium yang mengeras. Menurut kebanyakan orang, air di pemandian ini bisa menyembuhkan berbagai penyakit seperti asma, rematik, hingga penyakit mata dan kulit. Di mana lagi sobat backpackeran bisa berwisata sambil menyehatkan badan?

3. Kapadokia

Balon Udara Kapadokia Turki

Selain Istanbul, sobat backpackeran juga wajib datang ke kota Kapadokia saat backpacker ke Turki. Suasana lembah dan perbukitan yang ada di kawasan ini membuat sobat backpackeran serasa di planet lain. Di sini pula sobat akan melihat sebagian besar bangunannya terbuat dari bebatuan. Sobat backpackeran juga bisa melihat pemandangan Kapadokia dari udara dengan menaiki balon udara.

4. Selcuk

Selcuk Turki

Di kota ini sobat backpackeran bisa melihat sisa-sisa reruntuhan bangunan bersejarah pada zaman Romawi dan Yunani Kuno. Reruntuhan itu berada dalam satu kawasan yang dinamakan Ephesus Archaeological Site. Untuk sobat backpackeran yang menyukai sejarah, terutama sejarah Romawi dan Yunani Kuno, bisa langsung datang ke sini untuk belajar lebih banyak lagi dan menambah pengetahuan sobat.

5. Jalan Istiqlal

Istiqlal Street Turki

Backpacker ke Turki belum lengkap tanpa belanja, dan kegiatan belanja-belanja ini bisa sobat backpackeran lakukan di Jalan Istiqlal, Istanbul. Di jalan ini, sambil belanja, sobat backpackeran bisa melihat deretan bangunan bergaya Eropa yang klasik dan elegan. Berbagai macam bangunan bisa sobat temui di sini, mulai dari galeri seni, rumah makan, bioskop, toko buku, sampai butik. Nggak heran, jika tempat ini selalu ramai, baik oleh turis lokal maupun mancanegara.

Sudahkah sobat backpackeran bersiap-siap untuk wisata ke Turki? Jangan lupa ikuti cara di atas, dan jangan lupa mampir ke tempat-tempat wisata di atas ya.

Leave a comment