Backpacker ke Halong Bay Vietnam
Posted By supermin
Tags:
Inilah Rahasia Backpacker ke Vietnam dengan Budget Minim

Jika sudah keliling Indonesia, tentu saja untuk para penggemar traveling tujuan berikutnya adalah bepergian ke luar negeri. Nggak harus jauh-jauh, karena di Asia Tenggara sendiri masih ada beberapa destinasi wisata yang bisa dikunjungi, salah satunya adalah jalan-jalan ke Vietnam. Berwisata ke Vietnam nggak seperti wisata ke negara-negara lain di luar Asia Tenggara, karena kurs mata uang di Vietnam lebih rendah daripada Rupiah, sehingga nggak perlu biaya mahal untuk bisa berwisata ke Vietnam, apalagi saat ini sudah banyak yang lebih memilih untuk backpacker ke Vietnam, sehingga biaya yang dibutuhkan bisa lebih dipangkas lagi.

Meski memiliki kurs mata uang yang lebih rendah daripada Indonesia, bukan berarti Vietnam nggak memiliki lokasi wisata yang menarik untuk dikunjungi. Backpackeran bisa backpacker ke Halong Bay Vietnam, atau menikmati pemandangan indah di Delta Mekong. Untuk bisa bepergian ke sana, tentu saja sobat backpackeran membutuhkan berbagai macam persiapan, agar nggak menyesal nantinya.

✓ Tips Backpacker ke Vietnam

Berikut adalah berbagai persiapan yang harus dipersiapkan untuk bisa backpacker ke Vietnam.

1. Rencanakan dengan matang dan detil

Itinerary Backpacker ke Vietnam

Saat bepergian ke luar negeri, tentu saja saat ke Vietnam backpackeran juga harus mempersiapkan itinerary ke Vietnam. Dengan adanya itinerary, backpackeran jadi bisa memutuskan berapa lama berada di Vietnam, destinasi wisata mana saja yang akan dikunjungi, dan berapa budget backpacker ke Vietnam. Rata-rata, untuk backpacker ke Vietnam membutuhkan biaya sebesar kurang lebih Rp 7 juta. Selain itu, jalan-jalan ke Vietnam juga jadi lebih efisien dengan adanya itinerary ini, karena sudah dipersiapkan mau ke mana dan menggunakan transportasi apa. Dengan begini, waktu yang dibutuhkan saat berwisata nggak akan terbuang percuma.

2. Berburu tiket pesawat murah

Agar aman dan nyaman, sebaiknya beli tiket pesawat jauh-jauh hari, dan sebisa mungkin mendapatkan tiket promo agar bisa lebih hemat. Backpackeran juga harus tentukan lokasi keberangkatan dan kedatangannya. Biasanya, orang lebih memilih penerbangan langsung dari Jakarta-Hanoi dan Jakarta-Ho Chi Minh City. Sekadar tips, hindari bepergian ke Vietnam saat sedang high season, yaitu pada bulan Oktober sampai Maret. Hindari pula peak season pada bulan Desember sampai Februari. Karena pada bulan-bulan tersebut, tiket pesawat jadi lebih mahal dari bulan-bulan biasanya. Yang ada nanti malah jadi mengeluarkan biaya lebih besar.

3. Jalan-jalan ke Vietnam pakai bus open trip

Open Trip Bus di Vietnam

Di Vietnam, ada yang namanya bus open trip. Bus ini akan mengantarkan backpacker dari satu kota ke kota yang lainnya. Uniknya, tiket dari bus ini bukan hanya untuk sekali jalan, namun bisa berlaku selama maksimal satu bulan. Dengan begini, biaya transportasi bisa jadi lebih murah. Backpackeran bisa keliling kota dan singgah lebih lama, baru menuju ke kota lainnya. Seperti misalnya berkunjung ke Hanoi dulu, keliling-keliling, baru lanjut ke kota Ho Chi Minh. Tips lain, jika ingin pindah kota menggunakan bus ini, sebaiknya dilakukan pada malam hari, untuk menghemat biaya penginapan.

4. Menginap di hostel

Cara lain untuk menghemat biaya penginapan selain dengan melakukan perjalanan malam dari satu kota ke kota lainnya adalah dengan menginap di hostel. Hostel bisa dibilang merupakan pilihan utama para backpacker untuk menginap saat sedang bepergian ke luar negeri. Hanya dengan Rp 100 ribu sampai Rp 200 ribu per malam, backpackeran bisa menginap di penginapan yang layak. Bonusnya, backpackeran juga bisa bertemu dengan backpacker lain yang juga menginap di tempat yang sama, jadi bisa sekaligus menambah teman. Jika kebetulan sedang berada di Ho Chi Minh, backpackeran bisa menginap di daerah Pham Ngu Lao, District 1. Atau jika sedang berada di Hanoi, bisa mencari hostel di daerah Old Quarter.

5. Tukar dulu Rupiah ke US Dollar

Bawa Dollar saat ke Vietnam

Sebelum berangkat ke Vietnam, sebaiknya tukar dulu uang Rupiah backpackeran ke US Dollar. Pasalnya, di Vietnam sangat sulit menemui money changer yang bisa menukar uang Rupiah ke Dolar Vietnam (VND). Keuntungan jika menukar terlebih dulu Rupiah ke US Dollar adalah nilai tukar US Dollar-nya akan jadi lebih tinggi saat berada di Vietnam. Lumayan, bisa untuk menambah uang jajan.

6. Awas copet!

Mirip-mirip seperti di Indonesia, Vietnam juga negara yang rawan copet. Selain copet, kasus penipuan di Vietnam juga sepertinya jadi hal yang biasa. Penipuan para turis asing biasanya terjadi beberapa alat transportasi seperti di taksi atau becak, atau bisa juga terjadi di penjual makanan, agen perjalanan bahkan di hotel. Jadi, jika sedang berkunjung ke Vietnam, bawalah uang secukupnya, dan gunakan money belt bila perlu. Simpan juga uang-uang yang backpacker bawa itu di tempat terpisah, seperti tas, dompet, celana, hingga kaos kaki.

✓ Tempat Wisata di Vietnam

Supaya lebih hemat lagi, backpackeran bisa berkunjung ke tempat wisata di Vietnam yang gratis. Penasaran di mana saja lokasi wisata gratis di Vietnam? Langsung lihat berikut ini.

1. Hanoi Old Quarter

Hanoi Old Quarter Vietnam

Di sini, backpackeran bisa menemu berbagai macam toko, warung makanan, pasar, dan restoran. Jika ingin mencicipi makanan Vietnam, maka Old Quarter adalah pilihan yang tepat. Jika ingin sekadar berjalan-jalan, Old Quarter nggak memungut bayaran. Lain soal jika ada yang ingin kamu beli di sini.

2. Pham Ngu Lao di Ho Chi Minh

Pham Ngu Lao Vietnam

Tempat ini bisa dibilang surganya backpacker yang sedang berkunjung ke Vietnam, apalagi jika backpacker itu adalah penggemar wisata kuliner, wisata belanja, dan wisata malam. Suasana di Pham Ngu Lao ini bisa dibilang mirip dengan suasana perkotaan di Jakarta.

3. Delta Mekong

Delta Mekong Vietnam

Suka dengan pemandangan alam? Maka Delta Mekong sudah pasti harus dikunjungi oleh para backpackeran. Di sini, backpackeran akan disuguhi pemandangan alam seperti persawahan, serta Sungai Mekong. Untuk melihat Delta Mekong memang gratis alias tanpa dipungut bayaran, namun jika ingin ikut turnya, maka backpackeran harus bayar.

4. Saigon Central Mosque

Masjid Dong Du Vietnam

Masjid ini juga sering disebut dengan Masjid Dong Du karena letaknya yang berada di Jalan Dong Du, Ho Chi Minh. Masjid ini tergolong masjid tua, karena didirikan pada tahun 1935 oleh orang-orang India Muslim. Buat backpackeran yang Muslim, bisa berkeliling di sekitar masjid karena banyak tersedia berbagai macam restoran halal, jadi nggak perlu khawatir untuk urusan perut.

5. Pasar Terapung Cai Rang

Pasar Terapung Cai Rang

Nggak cuma di Indonesia, di Vietnam juga ada pasar terapung, namanya Cai Rang. Jika ingin sekadar melihat-lihat suasana pasarnya, sebaiknya datang ke sini pada pagi hari, karena pada pagi hari itulah pasar terapung ini sedang banyak pengunjung. Backpacker butuh waktu sekitar 4 sampai 5 jam untuk ke sini jika dari kota Ho Chi Minh.

6. Danau Hoan Kiem

Hoan Kiem Vietnam

Danau ini bisa dibilang sebagai ikonnya kota Hanoi, jadi tempat ini sayang untuk dilewatkan jika backpackeran sedang berada di Vietnam. Terdapat pula jembatan merah yang jadi simbol danau ini. Saat sore hari, di sekitar danau ini banyak pedagang yang menjual jajanan dengan harga yang murah meriah.

Nah, buat backpackeran yang mau wisata murah ke luar negeri, maka backpacker ke Vietnam adalah salah satu pilihan yang bisa diandalkan tentunya.

Leave a comment